Menghadirkan sosok Pramoedya Ananta Toer adalah menghadirkan sejumlah kontroversi. Sosok Pram pernah dicitrakan sebagai corong kaum komunis yang memberangus kebebasan lawan-lawannya. Namun, dia sendiri merasakan panas pedihnya pemberangusan itu. Sejumlah karyanya dilarang beredar dan beberapa bahkan dimusnahkan hingga tak tersisa.